Fairoz Ahmad

Image Fairoz

      Fairoz sebelumnya memimpin Chapter W (Social Enterprise) dari yang semula adalah sebuah grup berbasis universitas, menjadi organisasi award-winning yang berkantor di Singapura, Yogyakarta dan Bali. Di bawah kepemimpinannya, Chapter W telah menerangi 24.000 orang Indonesia di daerah rural dengan lampu solar. Fairoz sebelumnya mengabdi di Kementrian Luar Negeri dan Kementrian Keuangan Singapura. Atas kontribusinya untuk komunitas, Fairoz menerima perhargaan Outstanding Young Alumni dari National University of Singapore di tahun 2017. Dia juga seorang penulis. Koleksi debutnya, Interpreter of Winds, masuk sebagai nominasi penghargaan bergengsi Singapore Literature Award 2020.

      Fairoz memiliki gelar Master Kebijakan Publik (Master of Public Policy) dengan gelar Distinction dari Universitas Oxford.


Intan Wierma Putri

Image Fairoz

      Intan sebelumnya menjabat sebagai Chief of Programs untuk program utama Chapter W, yakni Program Ibu Rumah Terang Nusantara atau Mothers of Lights.

      Intan mengembangkan program Chapter W dari 3 distrik menjadi 22 distrik dalam kurun waktu 3 tahun dan berhasil membawa Program IBu Rumah Terang menjadi runner-up kedua dalam kompetisi prestisius United Nations Sustainable Development Network Solutions (Indonesia) yang diikuti oleh lebih dari 40 organisasi dari seluruh Indonesia.

      Dalam upaya untuk terus menciptakan inovasi melalui teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat, Intan turut memimpin program !deas lab dari Chapter W yang melahrkan projek terbaru Chapter W, yakni PatunganYuk!

      Saat ini. intan menjabat sebagai Chief of Operation (COO), memastikan PatunganYuk dapat mencapai seluruh objective and goals, serta secara aktif memetakan dan membangun hubungan dengan para stake holders PatunganYuk!.

      Intan menempuh pendidikan Degree di jurusan sosiologi di National University of Malaysia pada tahun 2009 dan mendapatkan gelar Master of Art dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 2013.


Tami Rozela

Image Fairoz

      Tami memegang gelar Sastra Inggris dari Universitas Teknokrat Indonesia. Tami pernah mempunyai pengalaman mengajar selama 5 tahun sebelum bergabung di Chapter W. Pengalaman mengajar tersebut telah membentuk dirinya menjadi seseorang yang mencintai untuk membantu orang lain menemukan dan mewujudkan mimpi mereka. Tami juga percaya bahwa membuat dampak sosial sejalan dengan semangat dia untuk membantu orang lain.

      Di Chapter W, Tami menjabat sebagai Head of Community Engagement yang telah memobilisasi dan melatih 150 wanita di 10 distrik dalam program Ibu Rumah Terang Nusantara di Indonesia Timur dalam bidang keuangan, teknologi dan communication skill.

      Saat ini, di project terbaru Chapter W, yakni PatunganYuk!, Tami menjabat sebagai Head of User Engagement, dimana Tami menjalin komunikasi dan interaksi yang baik dengan User PatunganYuk! melalui berbagai media komunikasi. Dengan pengetahuan dan minat dasarnya pada desain grafis, Tami juga memberikan kontribusi yang signifikan dalam membangun platform PatunganYuk! agar dapat menjadi platform yang user friendly.


Gulam Hazmin

Image Fairoz

      Gulam memiliki pengalaman lebih dari 3 tahun dalam industri teknologi keuangan Indonesia. Dia memimpin team branding yang sukses memasarkan 1700 terminal pembayaran nontunai di 20 kota di Indonesia.

      Gulam mendapatkan gelar Master Management dari STIE YKPN Yogyakarta di tahun 2015. Di PatunganYuk!, Gulam berperan dalam meningkatkan platform exposure melalui strategi digital dan content marketing, sekaligus membangun relasi dengan community builder, co-working spaces dan klub-klub mahasiswa di Universitas. Kecintaannya pada dunia teknologi juga turut membantu PatunganYuk! untuk mengembangkan platform dengan user experience dan infrastruktur teknologi yang mumpuni.